Cara Memilih Facial Wash Untuk Kulit Berminyak

Daftar Isi [Tampil]

Menentukan produk pembersih bagi wajah pastinya tak bisa sembarangan. Pengetahuan tentang cara memilih facial wash untuk kulit berminyak begitu diperlukan, sehingga konsumen tak salah pilih. Setiap tipe kulit yang tak serupa, memiliki beragam cara penanganan yang tak sama pula.


Tipe kulit yang berminyak ialah tipe kulit yang begitu sulit dirawat, karena seseorang dengan jenis kulit ini akan mudah berjerawat. Menentukan produk yang mempunyai kandungan baik bagi kulit wajah berminyak akan membantu mengatasi masalah untuk kulit wajah berminyak. Berikut ini beberapa cara yang dapat dipakai memilih pencuci wajah yang mempunyai jenis kulit berminyak.


Cara Memilih Facial Wash
Cara Memilih Facial Wash Untuk Kulit Berminyak


Berikut Ini 5 Cara Memilih Facial Wash Untuk Kulit Berminyak

1. Benzoil Peroksida

Konsumen yang mempunyai jenis kulit wajah yang berminyak, perlu memerhatikan bahan itu. Benzoil peroksida mempunyai manfaat yang mampu menekan sebum yang banyak yang berada di muka. Facial wash yang mempunyai kandungan benzoil peroksida pun bisa menarik keluar sel kulit mati yang menghambat pori-pori pada muka.


Kadar bahan benzoil peroksida yang diperlukan hanya kurang dari 4% saja. Namun, beberapa tipe kulit yang berminyak pun mempunyai respon yang berbeda di produk yang ada kandungan benzoil peroksida. Apabila reaksi kulit di wajah yang berminyak mengalami kemerahan serta kulit yang tampak kering, sebaiknya hentikan memakai produk itu serta konsultasikan dengan dokter.


2. Niacinamide

Memilih produk yang mempunyai kandungan niacinamide, merupakan cara memilih facial wash untuk kulit berminyak yang lebih tepat. Kandungan tersebut pun mampu menjadi solusi untuk wajah yang berjerawat, sebab bisa mengendalikan jumlah sebum terlalu banyak yang dapat menyebabkan jerawat. Pastikan memilih facial wash beserta kandungan niacinamide di dalam produknya, untuk kondisi kulit wajah yang lebih baik dari sebelumnya.


3. Tekstur Lembut

Produk facial wash dengan tekstur lembut sangat direkomendasikan untuk konsumen dengan wajah berminyak, apalagi berjerawat. Tekstur lembut yang terkandung dalam produk, dapat membuat gesekan yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan facial wash dengan tekstur scrub.


Facial wash dengan jenis foam mampu digunakan oleh konsumen dengan jenis kulit berminyak. Apabila facial wash yang digunakan berbentuk scrub, maka akan terasa gesekan pada permukaan kulit wajah baik yang hanya berminyak atau berjerawat.


4. Memiliki Kadar pH Rendah

Kadar konsentrasi pH yang rendah dapat meminimalkan risiko gangguan kesehatan yang bisa ditimbulkan apabila produk jenis facial wash yang dipakai mempunyai kadar pH cukup tinggi. Facial wash yang baik untuk direkomendasikan kepada konsumen, harus memiliki pH diantara 4,5 sampai dengan 6,0.


pH tinggi maupun rendah dapat memengaruhi keseimbangan pH yang ada pada kulit wajah. Hal tersebut bisa menjadikan kulit wajah berjerawat serta masalah kulit lainnya yang bisa timbul sebab dari pengaruh pH itu.


5. Sifat Anti Inflamasi

Glycolic acid, salicylic acid, serta tea tree ialah bahan yang memiliki sifat anti inflamasi pada produk facial wash yang akan dibeli. Kandungan bahan itu pun baik digunakan untuk mengendalikan jumlah minyak berlebih, mengangkat kotoran pada pori-pori yang bisa menyebabkan masalah terhadap kulit di wajah. Jika keadaan kulit wajah yang berminyak diikuti bersama jerawat yang timbul di permukaan kulit muka, sifat anti inflamasi itu pun dapat membantu untuk meredakan jerawat yang meradang di permukaan wajah.


Jenis kulit yang berminyak lebih besar memiliki risiko berjerawat karena produksi sebum yang berlebihan di wajah. Beragam cara memilih facial wash untuk kulit berminyak harus diketahui oleh setiap konsumen yang akan membeli produk. Cara seperti itu dapat mengurangi risiko kesalahan dalam membeli produk untuk pembersih wajah.

Lebih baru Lebih lama