Investasi Menurut OJK Beserta Jenis dan Contohnya

Daftar Isi [Tampil]

Investasi Menurut OJK -- Kali ini kami akan memberikan informasi terkait Informasi Menurut OJK (Otoritas Jasa Keuangan) mulai dari Penjelasan Mengenai Investasi, Beserta Jenis dan Contohnya. Dizaman serba digital sekarang ini, semakin banyak peminat investasi di Indonesia. Hal itu terbukti dengan perkembangan signifikan jumlah investor baru dalam pasar saham maupun reksadana, juga karena banyak yang menyadari pentingnya investasi untuk masa depan.


Disamping bertambahnya jumlah investor baru yang sadar akan pentingnya investasi, tidak sedikit juga lapisan masyarakat yang sampai saat ini belum paham mengenai investasi serta bagaimana cara melakukan investasi. Kata atau istilah "investasi" umumnya dipakai menyebutkan istilah dalam menanam modal besar. Faktanya investasi merupakan sebuah aktivitas yang dapat dilakukan dalam keseharian dalam skala kecil. Sebagai contohnya yaitu menabung serta membeli barang atau produk yang memiliki manfaat dalam jangka panjang. Sebelumnya, kami juga pernah menyinggung soal Cara Bermain Saham Tanpa Modal.


Investasi Menurut OJK
Investasi Menurut OJK Beserta Jenis dan Contohnya


Penjelasan Mengenai Investasi, Beserta Jenis dan Contohnya

Berdasarkan pendapat para pakar ekonomi, investasi cukup direkomendasikan karena akan sangat berguna dalam mengelola sumber daya terbatas karena akan fous untuk perkembangan nilai aset dan tidak hanya pengendapan. Apakah Kamu berminat untuk memulai investasi? Sebaiknya tidak usah terburu-buru memulai investasi jika belum paham secara mendalam mengenai insvestasi, akan lebih baik apabila terlebih dahulu mempelajari apa itu investasi. 


Nah disini kami akan membagikan edukasi penting tentang investasi mulai dari pembahasan lebih rinci mengenai investasi beserta contoh serta beberapa jenis investasi. Jadi silahkan simak selengkapnya dalam artikel ini.


Investasi Menurut OJK

Dikutip dari situs ojk.go.id Investasi Menurut OJK Adalah merupakan sebuah aktivitas menanam modal untuk bisa ditarik di masa depan dengan nilai yang lebih besar. Maksudnya adalah dengan melakukan investasi nantinya Kamu akan mengharapkan nilai dari sebuah aset akan bertambah dengan berjalannya waktu.


Terdapat beberapa aset investasi seperti waktu, tenaga, saham, emas, reksadana dan lain-lain. Pengertian mengenai investasi juga dijelaskan dalam KBBI, yaitu sebagai penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan.


Keuntungan Investasi

Investasi sendiri bertujuan untuk mendapatkan keuntungan. Sebagai informasi bahwa hasil untung yang diperoleh dari investasi bisa berupa deviden, bunga, royalti, atau bahkan uang sewa. Disamping itu, investasi memiliki beberapa manfaat yaitu antara lain.


  • Jaminan Ketersediaan Bahan Baku

Manfaat atau keuntungan pertama melakukan investasi yaitu untuk jaminan pada usaha produksi bahan baku yang berhubungan dengan bisnis yang dijalani. Maka dari itu perusahaan tersebut bisa pastikan tersedianya bahan baku yang dibutuhkan dalam operasional perusahaan utama.


  • Memenuhi Ketersediaan Kebutuhan di Masa Depan

Manfaat selanjutnya yaitu untuk persiapan tak terduga ataupun kebutuhan tiba-tiba di masa yang akan datang. Aset yang nanti akan naik jumlahnya akan menjadi tempat cari untung yang kapanpun dapat di tarik atau bahkan ditukar oleh sumber daya lainnya apabila suatu saat menjadi kebutuhan.


  • Belajar Hidup Berhemat

Jika rajin berinvestasi maka akan timbul rasa semangat dalam diri sendiri supaya dapat menabung untuk masa yang akan datang. Maka dari itu, investor akan bisa mengatur jumlah pendapatannya untuk aset jangka panjang dibandingkan untuk konsumsi dan impulsif. Dengan demikian maka akan tercipta gaya hidup hemat serta terjauhkan dari hutang.


  • Menjadi Pengendali dari Suatu Perusahaan

Manfaat keempat berinvestasi yaitu bisa bisa untuk menanam modal di suatu perusahaan atau instansi. Apabila terdapat kepemilikan ekuitas oleh investor maka akan diperhitungkan jika perusahaan akan mengambil suatu keputusan. Dalam suatu keadaan, orang melakukan investasi sebagai cara mempererat hubungan baik dengan perusahaan atau pemilik perusahaan.


Jenis-Jenis Investasi

Dalam dunia investasi, investor wajib mengetahui arah mana yang bedakan jenisnya apakah investasi jangka pendek, menengah, atau bahkan jangka panjang. Strategi investasi akan berbeda berdasarkan jangka waktunya.

  • Investasi Jangka Pendek

Investasi jenis yang pertama yaitu investasi jangka pendek, dalam jangka pendek investasi hanya berlangsung dalam kurun waktu dibawah satu tahun sampai tiga tahun saja.


  • Investasi Jangka Menengah

Dalam investasi jangka menengah yaitu misalnya waktu Kamu mempunyai tujuan finansial mulai dari tiga tahun sampai 10 tahun kedepan. Dengan begitu hal demikian disebut investasi jangaka menengah.


  • Investasi Jangka Panjang

Apabila investasi dalam jangka waktu lebih dari 10 tahun maka itu disebut investasi jangka panjang. Tujuan dari investasi jangka panjang ini bermacam-macam seperti misalnya untuk biaya pernikahan anak, biaya pendidikan, pembelian aset ke anak atau cucu, serta untuk dana pensiun.


Contoh Produk-Produk Investasi

Terdapat juga produk investasi yaitu jenis aset yang dijadikan sarana tanam modal. Dibawah ini terdapat berbagai instrumen investasi yang sangat banyak digemari di tanah air, simak selengkapnya dibawah ini.

  • Reksadana

Investasi jenis ini paling banyak digemari para investor. Jika Kamu hendak memulai investasi reksadana maka sebaiknya pahami lebih dalam terlebih dahulu apa itu investasi reksadana. Sebab dalam invstasi reksadana ini menawarkan investasi dengan modal awal terjangkau, dari 100 ribu saja sudah bisa memulai investasi reksadana serta langsung dikelola dibawah naungan manajer investasi.


  • Saham

Selanjutnya yaitu investasi saham. Saham adalah sebuah bukti atas kepemilikan suatu perusahaan. Resikonya bagaimana? Kamu tak perlu khawatir, investasi saham adalah instrumen investasi yang rendah resiko.


Walaupun terlihat mahal, namun sebenarnya untuk memulai investasi saham tidak memerlukan modal yang banyak untuk memulainya. Disamping itu, investor pemula dapat memperdalam edukasi mengenai tata cara kelola saham dari tenaga profesional dalam menyiapkan susunan strategi untuk tingkatkan nilai saham serta terhindar dari rugi.


  • Emas

Berikutnya yaitu investasi emas. Setiap tahunnya emas selalu meningkat nilainya dengan stabil, maka dari itu bisa dijadikan saran untuk berinvestasi dengan aman. Disamping itu emas dapat menjadi pilihan investasi yang sangat tepat bagi Kamu yang lebih gemar investasi produk fisik daripada nilai intrinsik jelas.


Berdasarkan kutipan dari Prospeku.com yang menulis bahwa investasi emas dilakukan dalam bentuk batangan dan bukan dalam bentuk perhiasan. Bukan tanpa sebab, kemurnian menjadi point yang sangat penting dalam penentuan nilai emas. Kamu bisa membeli emas batangan murni melalui toko emas, bahkan bisa juga lewat aplikasi terpercaya.


Studi Kasus dan Contoh Investasi

Silahkan simak dengan seksama contoh investasi dibawah ini yang dikutip dalam bentuk cerita. 

Pada tahun 2012 lalu, Maudy membeli 1gr emas batangan, saat itu tiap satu gram emas seharga Rp350.000. Setelah lebih dari 10 tahun, harga emas naik menjadi Rp550.000 tiap gramnya. Itu artinya apabila Maudy menjual emasnya yang dibeli 10 tahun lalu maka akan mendapat untung senilai Rp200.000. Sampai akhirnya pada tahun 2022, uang yang disimpan untuk investasi terdapat selisih harga jual dan beli investasi yang merupakan untungnya selama 10 tahun.


Akhir Kata

Demikian itulah yang bisa kami bagikan tentang Investasi Menurut OJK Adalah mulai dari penjelasan mengenai investasi beserta jenis dan contohnya. Semoga artikel ini berguna bagi calon investor baru dan semoga dapat menjadi edukasi, terima kasih sudah berkunjung.

Lebih baru Lebih lama